CARAPANDANG - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengerahkan 1.150 petugas untuk membersihkan sampah-sampah sisa aksi penyampaian pendapat. Operasi pembersihan berjalan masif dengan mengerahkan sarana dan prasarana memadai.
Sebanyak 48 unit road sweeper, 60 truk pengangkut sampah, dan 45 mobil lintas dikerahkan pada kegiatan tersebut. "Diharapkan kondisi Jakarta kembali bersih dengan cepat," kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Asep Kuswanto, Minggu (31/8/2025).
Menurut dia, Jakarta Pusat menjadi wilayah dengan beban pembersihan tertinggi sehingga harus dikerahkan 200 petugas. Mereka berhasil mengangkut 230 meter kubik sampah dengan berat total sekitar 50,61 ton.
Kegiatan petugas di wilayah tersebut didukung 18 road sweeper, 13 truk, dan 13 mini dump truk. Kemudian di Jakarta Utara, 50 personel bekerja dibekali dua road sweeper, empat truk, dan dua mobil pick-up.
Di Jakarta Barat, 100 petugas ditugaskan dengan dukungan 10 road sweeper dan 5 truk. Sedangkan di Jakarta Selatan, sebanyak 100 petugas dikerahkan didukung 10 road sweeper, tiga truk, dan 10 mobil lintas.
Serta di Jakarta Timur sebanyak 200 petugas bekerja didukung delapan road sweeper, 10 truk, dan lima mobil lintas. Menurut Asep dukungan terbesar diberikan oleh Unit Penanganan Sampah Badan Air (UPSBA).