Menurut estimasi otoritas kesehatan Gaza, rata-rata lebih dari 100 warga Palestina terbunuh setiap hari bulan lalu, hampir dua kali lipat jumlah yang tercatat pada Mei. Pada periode yang sama, sekitar 800.000 orang baru mengungsi dan terdorong ke wilayah yang padat tanpa tempat tinggal maupun kebutuhan dasar yang memadai, tambah Fletcher.
Dalam beberapa pekan terakhir, jumlah bantuan yang masuk ke Gaza mengalami peningkatan, termasuk truk logistik dan tangki bahan bakar. Lalu lintas perdagangan terbatas juga kembali berlangsung, sementara pasokan pakan ternak yang sempat terhenti lama kini mulai disalurkan kembali dalam beberapa hari terakhir, lanjutnya.
"Ini perkembangan yang penting. Namun, perkembangan ini tidak akan membalikkan keadaan kelaparan maupun menghentikannya. Untuk memenuhi kebutuhan 2,1 juta orang yang kelaparan dan kekurangan, kita membutuhkan jauh lebih banyak lagi. Kita perlu mendatangkan dan mengirimkan bantuan yang menyelamatkan jiwa dalam jumlah yang lebih besar. Kita perlu mencabut pembatasan barang-barang esensial. Dan kita perlu menghentikan penundaan dan penolakan yang menghambat pekerjaan kita setiap hari," tegas Fletcher.